Senyuman pertama pagi ini,
Tanda syukur pada Ilahi,
Kesempatan dan peluang masih diberi,
Untuk menjadi hambaNya yang berbakti.
Lihatlah dunia indah permai,
Tiupka angin-angin damai,
Dari bibirmu pada manusia ramai,
Hidupkan harapan yang pecah berkecai.
Hiruplah udara segar,
Agar nafas terlepas terasa bugar,
Bicarakan kata-kata berjiwa besar,
Mendengarkanmu sahaja buat mereka terpanar.
Bangkit-bangkit jiwa muda,
Bangkit-bangkit jiwa mudi,
Kita golongan pengubah suasana,
Kita bakal pencetus reformasi.
Tanda syukur pada Ilahi,
Kesempatan dan peluang masih diberi,
Untuk menjadi hambaNya yang berbakti.
Lihatlah dunia indah permai,
Tiupka angin-angin damai,
Dari bibirmu pada manusia ramai,
Hidupkan harapan yang pecah berkecai.
Hiruplah udara segar,
Agar nafas terlepas terasa bugar,
Bicarakan kata-kata berjiwa besar,
Mendengarkanmu sahaja buat mereka terpanar.
Bangkit-bangkit jiwa muda,
Bangkit-bangkit jiwa mudi,
Kita golongan pengubah suasana,
Kita bakal pencetus reformasi.
cebu

No comments:
Post a Comment